Sponsor Platinum
Hotline
call us
  • 0274 655 7500
  • 0274 552 665
Post a job? Click Here.

Kesempatan Sekolah Di Luar Negeri Sempit? Kata Siapa!!

Ditulis oleh Rita Pamilia | 13 July 2012 15:11 WIB
Terbesitkah untuk melanjutkan studi ke luar negeri setelah lulus kuliah? Kalau jawabannya iya, maka jalan untuk meraihnya terbuka lebar.

Lebarnya peluang mahasiswa Indonesia belajar di luar negeri
 
Saat ini, peluang mahasiswa untuk sekolah di luar negeri sangatlah besar. Bahkan negara – negara di luar negeri, sangat menginginkan orang Indonesia untuk bersekolah di sana. Hal tersebut dinyatakan oleh Agus Maryono, Pelaksana Tugas II Kaprodi MTS Fakultas Teknik UGM. 
 
Hal ini semakin didukung dengan banyaknya ketersediaan dan ragam beasiswa yang ditawarkan, baik dari pemerintah Indonesia maupun dari negara yang bersangkutan. Misalnya saja Erasmus, IGSP, sebuah beasiswa ke Jerman. “Dan kini pasti hampir seluruh negara di dunia menjalin kerjasama dengan Indonesia, seperti Jerman, Inggris, Prancis,  Norwegia, Swedia, Italia, Rusia, Amerika, Canada, Australia, dan New Zealand. Ada juga Negara Asia seperti Singapura dan Malaysia,” paparnya. 
 
Dengan banyaknya negara yang bekerjasama tersebut, pemerintah juga berharap jumlah mahasiswa luar negeri yang menjalankan studi di Indonesia akan meningkat.
 
Ketersediaan kuota yang banyak tersebut juga ada berkat adanya funding  dari pemerintah Indonesia untuk meningkatkan jumlah mahasiswa yang mengambil studi ke luar negeri. “Kalo kemarin kan cuma upaya dari luar negeri saja, nah sekarang pemerintah Indonesia juga mengupayakan,” ujarnya. Dengan demikian, akses untuk belajar di luar negeri juga semakin mudah. 
 
Study Abroad and Strong Bargaining Positioning
 
Keuntungan belajar di luar negeri sangatlah banyak. Misalnya, Anda bisa membuka wacana dan wawasan baru. Artinya, Anda dapat memiliki perspektif baru tentang dunia. Kita bisa mengenal institusi yang ada di luar negeri dan mengenal cara berpikir orang - orang di negara yang lebih maju.  
 
Selain itu, belajar di luar negeri memungkinkan Anda melakukan dan mempelajari penelitian Negara tersebut untuk kemudian bisa menerapkan ilmunya di Indonesia. “Kita juga lebih terlatih untuk maju, bisa menempatkan diri dengan orang asing sehingga memiliki bargaining potition yang kuat,” tukas Agus. 
 
Persyaratan untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri juga relatif mudah. “Yang terpenting tentunya harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris bagus dan proposal yang kita ajukan untuk mendaftar beasiswa logis dan bisa dicerna,” tambahnya. 
 
Disamping itu, motivasi dan karya – karya ilmiah yang kita hasilkan juga harus baik. Ada baiknya, karya ilmiah yang kita jadikan referensi sudah mulai dibuat ketika masih menjalankan kuliah S1. Salah satu sumber informasi update tentang beasiswa bisa Anda lihat di www.dikti.go.id.

Lalu, apa lagi yang Anda tunggu? Grab your dream to see the other part of the world! [CN/Vin]
 
Lowongan
ECC Polling
Apa yang menjadi prioritasmu saat ini jika kamu memiliki tambahan uang saku?
Membeli Gadget terbaru
Membayar uang kuliah
Hang Out bersama teman
Mengikuti training/kursus
Lain-lain