Hotline
call us
  • 0274 655 7500
  • 0274 552 665
Post a job? Click Here.

Cerdas Pangkal Sehat

Ditulis oleh Rita Pamilia | 18 July 2012 13:09 WIB
Rajin pangkal pandai. Bukan slogan yang asing bagi Anda. Namun bagaimana jika "cerdas pangkal sehat"? Adakah hubungan antara tingkat kecerdasan dan kualitas kesehatan? Simak yuk.

Hasil riset menunjukkan, orang yang cerdas lebih jarang sakit sehingga jarang mengambil cuti dari pekerjaan. Demikian dilansir dalam kompas.com. Peneliti dari King’s College, London, menelusuri data 23.000 orang yang mengikuti tes kemampuan kognitif pada tahun 1946, 1958, dan 1970. Pada tahun 1946, sebanyak 47 persen pekerja yang cuti sakit adalah mereka yang memiliki hasil tes kognitif terburuk.
 
Penelitian menunjukkan hasil tak jauh berbeda pada tahun-tahun selanjutnya. Tercatat ada 41 persen dari kelompok hasil tes kognitif terburuk yang mengambil cuti sakit. Adapun pada 1970, dari kelompok hasil tes terburuk ini tercatat 32 persen mengambil cuti sakit.
 
Hubungan antara kecerdasan dan kesehatan menjadi fokus utama dalam studi cognitive epidemiology. Peneliti pada studi tersebut berargumen bahwa skor intelligence quotient (IQ) pada usia awal sangat penting untuk memprediksi kesehatan seseorang dan tingkat kematiannya.
 
Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan Dr. David Batty terhadap para tentara wajib militer di Swedia. Batty menemukan hubungan yang kuat antara kemampuan kognitif dan risiko kematian. Orang dengan skor IQ tinggi cenderung memiliki kemungkinan lebih kecil untuk menjadi perokok berat atau pecandu alkohol. Mereka juga memakan makanan yang baik dan secara fisik lebih aktif.
 
Menurut hasil riset dalam Jurnal BMJ Open, rendahnya kemampuan kognitif dan tingkat pendidikan kemungkinan juga dapat membatasi kemampuan seseorang dalam mentransfer keterampilan. Contohnya, ketika seorang pekerja dengan skill terbatas menderita sakit dan kemudian berhenti dari pekerjaan, mereka memiliki sedikit pilihan untuk menemukan pekerjaan lain.
 
Namun jangan khawatir. Skor IQ rendah belum tentu menunjukkan bahwa Anda tidak cerdas dan kemudian akan sakit-sakitan. Lebih baik Anda tetap fokus pada potensi diri dan menjalani pola hidup sehat. Dengan demikian, produktivitas kerja pun tetap terjaga. [CN/Rfk]
 
Lowongan
ECC Polling
Apa yang Membuat Anda Memutuskan Untuk Melamar Suatu Posisi Pekerjaan Secara Online?
Karena bisa dilakukan kapan dan di mana saja
Lebih murah dibanding melamar secara konvensional
Mudah mencari jenis pekerjaan yang diinginkan
Bisa coba-coba, siapa tahu dapat!
Lain-lain