Mobile Age : The World Within Your Hold

When you cannot explain thing simply, then you don’t really understand it. When you cannot simplify this world, then you can never prevail it. Kadang-kadang, not to say most of the time, kita pandang sesuatu yang hebat itu harus rumit, didapat dengan cara yang sulit, melalui prosedur yang berbelit-belit, yang membuat perut tiba-tiba melilit, sehingga harus lari terbirit-birit, eh tak tahunya sembelit */ pardon my crispy prank >,< */. For my defence, I didn’t speak a baseless balderdash. Go ask Mr. Bond! James Bond! */ here we go again >,<‘ */. Semua musuhnya James Bond itu kalibernya world class. Semuanya ingin menguasai dunia. However, semuanya gagal, karena mereka terlalu fanatik, over complicate things, bahwa cita-cita spektakuler harus dicari dengan cara yang spektakuler juga. Semua Bonds’ foes berusaha menguasai dunia dengan spectacular way, dengan berbagai macam super weapon, dari nuklir , chemical, biological sampai psychological. They had never learned, bahwa, eventually Bond will win, just like every Bond’s girl end up at that pervert hotshots’ hug. Simply because, pada akhirnya kebenaran pasti akan menang. */ nggaya sedakep kayak James Bond */.

Dibandingkan dengan dunia, karir tentu saja jauh lebih kecil lagi. Thus, if you want to prevail in your career, you have to make it simple even more.  Dan itulah yang ingin kami wujudkan melalui usaha kecil-kecilan kami ini. Bagaimana karir dan segala tetek bengek nya menjadi sederhana, mudah, kecil. There were times, saat orang harus “menjajakan diri” door to door, harus jauh-jauh melihat papan pengumuman di kampus (iya kalau ada, kalau ndak, ya balik lagi), harap-harap cemas menanti koran sabtu. There were times, orang mencari lowongan dari blog satu ke blog yang lain, mencari kontak perusahaan di internet. And here we are now, saat semuanya itu bisa diselesaikan dengan satu kotak elektronik kecil. Ada yang masih banyak tombolnya seperti mesin ketik, ada yang tinggal satu saja, ada yang tunyuk-tunyuk (baca: touchscreen) ndak ada tombolnya. That’s the way it is now. We are not scaremongering, but mobile age is coming, the world is mobiled */ if that’s even a word */, text/tweet for your life! Tweet, Forrest! Tweeettt!!

Seorang penulis */ terutama yang amatiran, angin-anginan dan awur-awuran seperti penulis blog ini */, selalu punya tendensi untuk melebih-lebihkan sesuatu. Tetapi susah mencari kata yang berlebihan untuk menggambarkan bagaimana seluler telah menguasai dunia kita. We’re living in the world where : orang tertawa, senyum-senyum, marah, menangis, malu-malu pada handphonenya. Orang duduk main handphone, berdiri main handphone, naik sepeda main handphone, main bola di handphone, di kamar mandi main handphone, tidur sama handphone, mengusir nyamuk dengan aplikasi handphone, bangun tidur yang pertama dicari handphone, bahkan sembahyang sekalipun ada saja yang tulat tulit handphonenya. Kalau masih kurang, detik ini, for some reason */ at least I hope */, berjuta-juta orang sedang melempar-lempar kepala burung di handphonenya. Words fail me.

Semoga saya tidak membuat image handphone menjadi jahat, karena memang tidak begitu. Dunia dan seisinya ini netral, bisa menjadi manfaat, bisa juga menjadi jahat. Tergantung bagaimana kita mensikapi atau menggunakannya. Pisau di tangan dokter bedah dan pisau di tangan bramacorah, misalnya. Handphone juga sama. Bila kita bisa menggunakannya dengan mengikuti hikmah kebijaksanaan, maka akan memberikan manfaat yang sangat besar. Sebaliknya jika yang diikuti adalah hawa nafsu, maka secara alami kita akan melampaui batas dan akan merugikan diri kita sendiri terutama, dan orang lain. In this case, with the ease provided by information technology, melamar pekerjaan menjadi begitu mudah, kapan saja dan di mana saja. Tidak banyak waktu yang terbuang seperti dahulu. Harapan kami, waktu yang terbuang dahulu itu, sekarang bisa digunakan untuk aktivitas-aktivitas yang bermanfaat.

Some says, along with struggle comes character. Dulu orang memang harus berjuang lebih keras untuk dapat kerja. Tapi dengan begitu karakter mereka terbentuk, sehingga kualitas mereka meningkat, dan peluang mereka diterima kerja lebih besar. Sekarang dengan era kemudahan seluler, struggle nya hilang. Karakter kita pun tidak membaik. Seringkali penghargaan akan kesempatan sangat rendah. Misalnya dipanggil  tes tidak hadir tanpa keterangan. Ini adalah ekses yang tidak kita inginkan bersama. Waktu yang dulu habis untuk proses pencarian kerja, harapan kami bisa dialihkan untuk hal-hal yang memang bisa membentuk karakter teman-teman semua. Dan dari pengalaman kami, pembentukan karakter sangat efektif bila kita mau terjun bersosialisasi dalam suatu komunitas. Entah itu masyarakat, organisasi, atau lembaga-lembaga yang lain. In other words, you need to leave your cell phone more often and interact with people around you, spread good words and deeds. Diakui atau tidak, handphone memang mendekatkan yang jauh, tapi bersamaan dengan itu menjauhkan yang dekat.

To sum it all, let’s make  them ( c://world/career/cell phone) small. So we can easily grab them and throw them away whenever we want to. Jangan sampai kita kebingungan saat ditanya ‘ Sebenarnya kamu yang memiliki hape, atau hape yang memiliki kamu? ‘ .  Jaman saya UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dulu, jawabannya E, semua salah. Once we fail to make the world small, It will be us owned by the world. That cannot be good. Except for James Bond >,<‘ .

So, with your own risk here we go. ecc ugms’ mobile apps for android and blackberry : http://ecc.ft.ugm.ac.id/index.php?r=apps/index , as for Iphone, we haven’t develop it yet.

About joel

Bima Ardhitya, ECC's Career Information Dept. Head

13 Comments

  • eko
    18 Dec 2012 | Permalink | Reply

    kita harus sadar bahwa beberapa teknologi menjauhkan kita dari kondisi nyata, hal ini harus kita hindari, seperti Ipad, HP, Mp3 Player, dll. usahakan saat kita bersama teman tidak menggunakan Mp3 player atau HP,,,sapalah teman kita, saat sendirian tidak masalah… semoga membantu

  • 18 Oct 2013 | Permalink | Reply

    I’m really impressed with your writing abilities as neatly as with the format for your blog.
    Is that this a paid topic or did you modify it yourself?
    Anyway keep up the excellent high quality writing,
    it’s uncommon to see a nice blog like this one today..

  • 30 Jan 2014 | Permalink | Reply

    Assalamu’alaikum.
    I couldn’t agree more. josh dewe. this is the era when smart phone being used by stupid people. we see lots of people that are most similar to guys infected by autism syndrome or anti-social problem whereas the essential principle is “THE MAN BEHIND THE GUN” 🙂 salam karte karte martahe-marte marte karnahe 🙂

    • joel
      3 Feb 2014 | Permalink | Reply

      Wa’alaikumussalam wa rohmat ALLAH, Amir Saf.

      Kia hal? How did you ever get here? hahah */ blushing.
      As for the cell phone, especially the smart one, they massively and acutely own us people nowadays. So bad we need to throw it away, at least 2,5 hours per day, 3 days per month, and 40 days per years, don’t we? ^^

      So this new ‘ahbab’ call sign, i’m afraid within couple months, it will also be smartphoned, and become ‘babe’ instead of ‘ahbab’ >,<

  • Ron
    19 Mar 2014 | Permalink | Reply

    Government sources david cameron said the prime minister was” showing leadership”.
    I remember vividly having to walk into my offices the day after the article was published and face 500 of my staff, many of which are for changes
    such as conservatories or extensions. British Prime Minister Cameron
    is expected to have almost no real market impact, expect that it’s temporarily
    slightly negative for the pound. He said only a” handful of people in poverty that is just wrong, he said Britain would be making a breakthrough.

  • 21 Mar 2014 | Permalink | Reply

    Miris memang yha, teknologi memang selalu memberikan dapak positif dan negatif. Dengan teknologi gadget yang semakin canggih sekarang memang benar membuat kita dekat dengan yang jauh, tapi juga menjauhkan yang dekat.. hoho

  • 13 Jun 2014 | Permalink | Reply

    hi!,I like your writing very much! share we communicate more about your
    post on AOL? I need an expert on this space to solve my problem.

    May be that’s you! Taking a look forward to see you.

  • 16 Sep 2014 | Permalink | Reply

    Soundscapes played out by means of an MP3 or CD player.
    Some of these can be a contributing factor in the onset of tinnitus symptoms.

    Patients should implement for it and it truly is proposed that they already be below the consideration of a
    physician, however the grant is for $1500.

  • 24 Oct 2014 | Permalink | Reply

    Jaman serba canggih, mau liat segala macem informasi tinggal buka hape, pantesan tambah gendut aja ini badan hehehehe nggak ada hubungannya ya 🙂

  • 27 Oct 2014 | Permalink | Reply

    Assalamu’alaikum.
    I’ve just heard that it will be uploaded the massive growth of Islam worldwide on Youtube by ahbab jogja. when it will be done? wanna see it ASAP 🙂

  • 14 Sep 2017 | Permalink | Reply

    It‘s a professional United states http://esbobetonline.com sports activities leauge entirely you‘ll notice 32

  • 14 Sep 2017 | Permalink | Reply

    Countrywide Soccer meeting as well as Ough. uteazineersuohydrates http://www.ayampw.com.

  • 14 Sep 2017 | Permalink | Reply

    This particular NFL is formed within 1920 after which it was eventually merged along sidehttp://www.glorystarbet.net

Leave a comment

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Your email is never shared. Required fields are marked *