Cerpen

Life After Business Hour in a Coffee Shop: Bring Your Own Electric Plug Terminal

Have you ever catch your deadline by covering all of your tasks at your favorite cafe? Or in a coffee shop where you usually paying your time, shortly, paying for the relaxing space, get wired in and hoping all of your tasks could be done immediately? Yeah, it`s about life after business hour. Time flies, dozens of people come and go, but you still stay in the same chair, focus on your laptop`s screen. Another […]

MUDIK

Dalam sekejap saja, deru mesin kereta telah berdecit. Meninggalkan penjual nasi langgi yang sibuk membungkus dagangan dan menunggu kapan pembeli merayap menyelamatkan perut mereka yang digombali keroncongan. Ya, pagi ini adalah pagi yang lain dari biasanya. Pagi yang terasa lain bagi lelaki yang akan menjumpai kota kelahirannya di ujung sana. Dipandanginya satu demi satu penumpang yang duduk satu gerbong dengannya. Tampak di raut wajah mereka, pancaran kebahagiaan menuju tempat tujuan masing-masing di seberang. Pancaran wajah […]

The Road of Enlightenment

The children looked very ragged . They came to our groups while we had just got off the bus . My friends and i was ignored them, because they are looking like hostile . So does either with environment around us look like. During our journey, it just seemed only a broad stretch of sand on our right and left side. Then, interspersed with some storied wooden house without a fence. I didn’t know how this […]

Untung Masih Bisa Makan Nasi

Saya tidak berhasil lagi mengumpulkan niat untuk mandi ­–kalau kata orang, niat menikah lebih mudah daripada mandi, mungkin itu (ada) benar (nya)–, lalu saya beranjak menulis. Yaaah, awalnya saya hanya mau bayar utang untuk menyelesaikan tulisan saya yang lama, yang sudah banyak ditagih oleh penggemar blog saya (nggaya tenan!). Tapi…kok tampaknya tidak terwujud malam ini. Saya lebih asyik masyuk ke pengembaraan pikiran yang ini saja. Bukan namanya kalo Karl Marx tidak terkenal dengan Marxisme-nya,bukan saya […]

Find the Soul of Traveling (Part 1)

Dimana rumahku? Disini? Disana? Ah, tidak juga. Rumah saya ada di mana-mana. My house is everywhere, but my home is as where as my heart in. Bagi saya, melakukan sebuah perjalanan adalah soal berpindah. Bukan tentang berapa banyak negara atau kota yang dijelajahi. Bukan bagaimana membuat footprint sebanyak-banyaknya. Bukan juga seberapa jauh jarak yang akan ditempuh. Melainkan, bagaimana kita berpindah ke tempat yang lain dan kemudian pulang dengan membawa ribuan bahkan cerita-cerita sederhana yang membangun. […]

Restu Ibu

Restu ibu. Well, mungkin tema itu nggak asing buat kita pegiat ECC UGM. Tema itu sudah menjadi kata-kata yang sound friendly karena menjadi tema besar Graduation Fair kali ini. Saya kemudian jadi terispirasi untuk melakukan repost artikel yang saya tulis beberapa waktu lalu yang juga membahas tentang restu ibu. Sebenarnya bukan artikel isih, namun lebih kepada fiksi. Hehehe, Saya terinspirasi ketika ada sedang duduk di stasiun, kemudian melihat lelaki berlari-larian sambil membawa tas ransel. Hahaha.. […]